Bauran Harga (Price)
Nama : ikhwan firdaus
Nim : 180321100118
Kelas : D_agribisnis
Bauran Harga (Price)
Bauran Harga (Price)
1. Konsep Penetapan Harga
Penetapan harga atau pricing, seperti istilah yang digunakan dalam ekonomi dan keuangan, adalah tindakan untuk menetapkan nilai suatu produk atau layanan. Dengan kata lain, pricing terjadi ketika bisnis memutuskan berapa banyak pelanggan harus membayar untuk suatu produk atau layanan. Saat menetapkan biaya produk dan layanan, hal berikut harus dipertimbangkan :
a. Identitas barang dan jasa
b. Biaya barang dan jasa serupa di pasar
c. Audiens sasaran untuk siapa barang dan jasa diproduksi
d. Total biaya produksi (bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya mesin, transit, biaya persediaan, dll)
e. Elemen eksternal seperti aturan dan regulasi pemerintah, kebijakan, ekonomi, dll.
2. Tujuan Penetapan Harga yaitu :
a. Penguasaan pasar
Perusahaan memberlakukan angka rendah untuk barang dan jasa untuk mendapatkan ukuran pasar yang besar. Teknik ini membantu meningkatkan penjualan dengan meningkatkan permintaan dan menurunkan biaya produksi.
b. Pasar untuk ide inovatif
Di sini, perusahaan menetapkan harga tinggi untuk produk dan layanan mereka yang sangat inovatif dan menggunakan teknologi mutakhir. Harganya tinggi karena biaya produksi yang tinggi. Ponsel, gadget elektronik adalah beberapa contohnya.
3. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Harga
1. PRODUCT LIFE CYCLE
Semua produk yang diluncurkan ke pasar akan melewati siklus hidup produk, di mana hal ini akan berpengaruh terhadap penetapan harga produk itu sendiri.
PENAWARAN dan PERMINTAAN
Secara konsep, permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli pada tingkat harga tertentu, di mana umumnya tingkat harga yang lebih rendah akan mengakibatkan jumlah permintaan akan lebih besar.
2. ELASTISITAS PERMINTAAN
Faktor lain yang dapat mempengaruhi penentuan penetapan harga produk adalah sifat permintaan pasar, di mana sebenarnya sifat permintaan pasar ini tidak hanya mempengaruhi penentuan penetapan harga produk / penetapan harga jual saja, tetapi juga mempengaruhi volume penjualan barangnya.
3. PERSAINGAN PASAR
Harga jual beberapa barang seringkali dipengaruhi oleh persaingan yang ada di pasar, di mana sering sekali seorang penjual menurunkan atau menaikkan harga jual produknya, saat mengetahui kompetitor menaikkan atau menurunkan harga jual produknya.
4. BIAYA PRODUKSI Dan PEMASARAN
Dan terakhir faktor yang mempengaruhi penetapan harga produk adalah biaya produksi, biaya operasional dan biaya pemasaran.
4. Metode Penetapan Harga
Secara umum, terdapat 4 metode untuk menetapkan harga yaitu, metode penetapan harga berbasis permintaan, berbasis biaya, berbasis laba dan berbasis persaingan.
1. Berbasis Permintaan
Suatu metode yang menekankan pada berbagai faktor yang memengaruhi selera dan kesukaan pelanggan berdasarkan kemampuan dan kemauan pelanggan untuk membeli, manfaat yang diberikan produk dan perilaku konsumen secara umum.
2. Berbasis Biaya
Faktor penetapan yang dipengaruhi aspek penawaran atau biaya dan bukan aspek permintaan. Harga akan ditentukan berdasarkan biaya produksi dan pemasaran produk yang ditambah dengan jumlah tertentu sehingga menutupi biaya langsung, overhead, dan juga laba/rugi.
3. Berbasis Laba
Penetapan yang didasarkan pada keseimbangan biaya dan pendapatan. Metode ini memiliki 3 pendekatan yaitu, target profit pricing (berdasarkan target keuntungan), target return on sales pricing (berdasarkan penjualan) dan target return on investment pricing sebuah perusahaan.
4. Berbasis Persaingan
Penetapan yang dilakukan dengan mengikuti apa yang dilakukan pesaing. Metode ini memiliki 3 pendekatan melalui sistem penjualan di bawah harga normal pesaing untuk menarik konsumen, menyamakan harga agar persaingan tidak terlalu besar atau memberi harga lebih tinggi dari pesaingnya dengan asumsi bahwa produk yang mereka tawarkan memiliki kualitas lebih baik.
5. Memonitor Pergerakan Harga, Produk dan Kebijakan Distribusi untuk Kebutuhan Perusahaan
Dalam analisis pergerakan harga menggunakan analisis fundamental dan analisis teknikal. Analisis fundamental adalah sebuah analisis yang dilakukan untuk melihat bagaimana kondisi fundamental sebuah perusahaan saat ini sehingga bisa diprediksi kecenderungan trend di masa mendatang. Analisis analisis teknikal tidak melihat kepada kondisi fundamental tetapi lebih melihat trend pergerakan harga saham di masa lalu untuk dibuatkan sebuah prediksi di masa mendatang. Dengan analisis teknikal tidak perlu membaca laporan keuangan hanya perlu membaca sebuah grafik.
Perusahaan atau pebisnis selalu teliti dalam memantau pergerakan produk. Istilah yang sering kali disebutkan untuk kegiatan tersebut adalah product life cycle. Product life cycle adalah proses suatu produk mulai dari peluncuran sampai penarikan kembali dari pasar. Secara umum, konsep ini digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan iklan, menurunkan harga, memperluas jangkauan pasar, hingga melakukan desain ulang pada kemasan produk. Dalam kehidupan sehari-hari, pasti kamu sering menemui produk lama yang dikeluarkan oleh perusahaan dari pasar dan digantikan oleh produk baru yang terlihat lebih sukses. Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana product life cycle memiliki peran penting bagi perusahaan dalam menjalankan bisnis jangka panjang.
Kebijkan saluran distribusi ada bermacam-macam yaitu sebagai berikut :
· Penyaluran Langsung yaitu bentuk saluran yang paling pendek dan sederhana dimana produsen langsung menjual barangnya langsung kepada konsumen tanpa perantara.
· Penyaluran Semi Langsung yaitu produsen hanya menggunakan satu mata rantai saluran saja yaitu pengencer.
· Penyaluran Tidak Langsung yaitu banyak menyalurkan saluran tradisional, dimana produsen hanya melayani penjual dalam jumlah besar dimana pembelian oleh konsumen dilayani oleh pengencer.
Saluran distribusi dalam kehidupan suatu perusahaan sangatlah penting artinya, terutama dalam kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Banyak perusahaan tidak dapat mencapai sasaran penjualannya karena kesalahan dalam memilih saluran distribusi, di mana menyebabkan penyampaian barang/jasa hasil produk kepada konsumen mengalami berbagai hambatan.
Referensi :
https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-penetapan-harga-tujuan-metode-dan-strategi/
https://sarjanaekonomi.co.id/penetapan-harga/
Kartika, S. I. (2019). Pengaruh faktor-faktor penetapan harga terhadap pendapatan wirausahawan muslim: studi kasus pedagang pasar tiban di Kota Semarang (Doctoral dissertation, UIN Walisongo).
Soei, C. N., Sabijono, H., & Runtu, T. (2014). Penentuan harga jual produk dengan menggunakan metode cost plus pricing pada UD. Sinar Sakti. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2(3).
Komentar
Posting Komentar